Guru dan Staff TU SMPN 6 Bima Pastikan MBG Berjalan dengan Baik
SMPN 6 Kota Bima, 19 Januari 2026 - Perwakilan guru dan staff Tata Usaha (TU) SMPN 6 Bima melakukan pengecekan untuk memastikan program Makanan Bergizi (MBG) berjalan dengan baik. Mereka memantau proses persiapan dan distribusi makanan ke siswa-siswi.
"Kami ingin MBG berjalan lancar dan siswa-siswi dapat makanan sehat," ujar salah satu guru.
Masalah gizi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Data menunjukkan bahwa pada 2023, sekitar 8 dari 100 orang Indonesia mengalami ketidakcukupan konsumsi pangan, dengan 22 provinsi memiliki angka ketidakcukupan konsumsi melebihi rata-rata nasional. Hal ini berdampak signifikan pada kesehatan dan kemampuan belajar anak-anak, terutama di usia sekolah.
Untuk mengatasi persoalan ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik sekaligus meningkatkan pengetahuan mereka tentang pentingnya pola makan sehat.
Tujuan utama guru dan staf Tata Usaha (TU) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik adalah untuk mendukung keberhasilan pendidikan, meningkatkan kesehatan dan kecerdasan siswa, serta memastikan operasional distribusi makanan berjalan lancar di lingkungan sekolah.
Tujuan menempatkan guru sebagai tenaga profesional adalah Kedudukan guru sebagai tenaga profesional, dimaksudkan agar dapat berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran, serta berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan pada tingkat satuan jejang pendidikan maupun pada pendidikan nasional.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kebersihan makanan. Dengan dukungan guru dan staff, SMPN 6 Bima berharap MBG dapat terus memberikan manfaat bagi siswa.