Semarak Budaya di Usia ke-24, Kota Bima, SMPN 6 Tampil Memukau dalam Perayaan Rimpu Mantika
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Bima tahun ini berlangsung dengan penuh kemeriahan dan nuansa budaya yang kental. Salah satu momen yang paling menyita perhatian masyarakat adalah kegiatan Rimpu Mantika, sebuah tradisi khas Bima yang menampilkan keindahan busana rimpu sebagai identitas perempuan Bima. Dalam kegiatan tersebut, SMPN 6 Kota Bima turut ambil bagian dengan penampilan yang memukau dan penuh makna.
Sejak pagi hari, puluhan siswa-siswi SMPN 6 telah bersiap dengan balutan rimpu yang anggun dan rapi. Dengan penuh semangat, mereka berjalan beriringan dalam pawai budaya yang melintasi pusat kota. Tidak hanya sekadar mengenakan busana tradisional, para siswa juga menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta rasa bangga terhadap warisan budaya daerah mereka.
Kepala SMPN 6 Kota Bima Ridwan, S.Ag, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam kegiatan Rimpu Mantika bukan hanya untuk memeriahkan perayaan HUT Kota Bima, tetapi juga sebagai bentuk edukasi budaya kepada generasi muda. Ia menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap tradisi lokal sejak dini agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Penampilan SMPN 6 semakin menarik perhatian ketika mereka menampilkan formasi barisan yang tertata rapi, dipadukan dengan senyum ramah dan sikap sopan khas budaya Bima. Sorak sorai masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalan menjadi bukti bahwa partisipasi mereka berhasil memberikan warna tersendiri dalam perayaan tahun ini.
Kegiatan Rimpu Mantika sendiri menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Bima ke-24. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antarwarga. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, hingga komunitas lokal, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dengan keikutsertaan aktif SMPN 6 Kota Bima, diharapkan semangat pelestarian budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa kuat masyarakatnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur.
Perayaan HUT ke-24 Kota Bima pun ditutup dengan penuh kebanggaan, di mana tradisi dan modernitas berpadu harmonis. SMPN 6 Kota Bima telah menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas budaya sekaligus meramaikan perayaan dengan penuh kreativitas dan semangat.