Hari Kedua MONEV Implementasi Anggaran Pemenuhan SPM Bidang Pendidikan TA 2026 Berlangsung di SMPN 6 Kota Bima

Memasuki hari kedua pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Implementasi Anggaran Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2026, kegiatan kembali berlangsung di SMPN 6 Kota Bima pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (DIKPORA) serta menghadirkan narasumber I Ketut Budiarthi, S.K.M., M.A.P. dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelaksanaan MONEV hari kedua merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai implementasi anggaran dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Berbagai materi disampaikan secara komprehensif, disertai diskusi interaktif dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di daerah sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dalam penyampaiannya, narasumber menekankan pentingnya perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan anggaran yang tepat sasaran agar seluruh indikator SPM dapat terpenuhi secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan sekaligus merumuskan solusi yang efektif guna mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di setiap daerah.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti sesi pemaparan materi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman mengenai implementasi program pendidikan di wilayah masing-masing. Suasana diskusi yang komunikatif mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang lebih berkualitas, transparan, dan akuntabel.

SMPN 6 Kota Bima sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan merasa bangga dapat kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan MONEV hari kedua. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara BPMP NTB, Dinas DIKPORA, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan semakin kuat dalam mendukung tercapainya Standar Pelayanan Minimal serta peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.